CRITICAL REVIEW JURNAL ILMIAH

CRITICAL RIVIEW JURNAL

DATA JURNAL
a. Judul Jurnal
The Role of Leadership in Developing an ICT Based Educational Institution Into Learning Organization in Pakistan

b. Penulis
Rabia Salman (Lecturer, Faculty of Management Sciences, Lahore Leads University, Pakistan
Muhammad Farooq Shabbir
Sadaf Hafeez (Visiting Lecturer, The Islamia University of Bawalpur, Pakistan
(Lecturer, Faculty of Menegement Sciences, The Islamia University of Bawalfur, Pakistan

c. Nama Jurnal
International Journal of Academic Reseach in Business and Social Sciences

d. Tahun Terbit dan Vol
Agustus 2011, Vol 1, Special Issue

e. No ISSN
2222-6990

f. Jumlah Halaman
15 Halaman

DESKRIPSI

Konsep organizational learning pada saat ini merupakan konsep yang menarik untuk diperhatikan baik peneliti, praktisi, dosen dan lain sebagainya. Dalam jurnal ini membicarakan “Peran Kepemimpinan dalam Mengembangkan sebuah lembaga pendidikan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) dalam organisasi Pembelajaran di Pakistan”. Dalam bagian awal jurnal ini menjelaskan bahwa organisasi belajar mampu digunakan dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. Dalam jurnal ini mengajukan pertanyaan dengan ungkapan bisakah lembaga akademis berbasis ICT menjadi Learning Organization (LO) dan bagaimana lembaga pendidikan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi memenuhi persyaratan Learning Organization.
Dalam jurnal ini dijelaskan bahwa tulisan ini adalah hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis dari periode tahun 1980 sampai sampai seterusnya. Lingkungan ekternal berubah begitu dramatis dan mempengaruhi untuk semua manusia, organisasi, masyarakat, pemerintah dan dunia secara keseluruhan. Perubahan ini telah mengubah cara hidup, komunikasi bisnis dan bahkan pola belajar, Teknologi Informasi dan komunikasi merupakan aspek yang bertanggung jawab untuk perubahan ini. Revolusi ICT telah meningkatkan tantangan besar bagi organisasi.
Perubahan Teknologi Informasi dan komunikasi telah berpengaruh dan inspirasi pada kedua organisasi pembelajaran dan pembelajaran individu. Di Negara-negara maju dan berkembang ada tekanan besar perubahan TIK pada oraganisasi bisnis pada umumnya dan dilembaga akademis oleh para peneliti untuk peningkatan efektivitas, kinerja dan untuk meningkatkan pembelajaran. Dalam tulisan dalam jurnal ini khusus membicarakan pemanfaatan TIK untuk dunia akademisi salah satu Univeritas di Negara Pakistan.
Universitas Virtual Pakistan mengunakan Learning Manajemen System (LMS). Universitas ini sejak tahun 2002 mengunakan sistem ICT terbaru yang digunakan antara dosen dan mahasiswa. LMS memberikan kesempatan kepada semua mahasiswa dan dosen untuk berinteraksi terus menerus dan teratur terlepas dari lokasi geograpis mereka. Melalui sistem ini dosen memberikan kegiatan belajar yang berbeda seperti tugas, quis dan proyek penelitian secara langsung kepada siswa dan jika ada ambiguitas tentang pertanyaan aktivitas dapat diangkat dan didiskusikan melalui forum diskusi yang disebut Moderated Discussion Board (MDB). Dalam forum ini pertanyaan-pertanyaan dari semua mahasiswa menjawab secara komprehensif serta dalam elaborasi tidak mungkin dalam situasi kelas tradisional karena terkendala waktu. Jawaban dan diskusi juga bersama dengan semua mahasiswa lain dan diskusi di antara mahasiswa untuk mahasiswa dan antara mahasiswa dengan dosen melalui fasilitas chatting, membuat lingkungan belajar lebih efektif. Untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa, dosen juga mengajukan pertanyaan dan laju umpan balik dari mahasiswa. Pertukaran ide dengan ini membutuhkan banyak belajar dari akhir mahasiswa maupun dari dosen. LMS ini didukung oleh kegiatan lain seperti video ceramah di media streaming dari server Universitas Virtual, kuliah disiarkan melalui Free-to-air televise dan juga tersedia dalam bentuk CD Multimedia.
Lingkungan LMS ini tidak berkembang untuk mengantikan lingkungan kelas lingkungan kelas tetapi berfungsi sebagai pujian dan memperluas batas-batas bentuk pembelajaran fisik dimana dari daerah terpencil dapat difasilitasi untuk memperoleh pengetahuan dari guru terkenal. LMS ini memiliki bentuk Fitur: (1) Menyebarkan informasi tentang kursus (2) Menyediakan materi pelajaran, garis besar kursus, FAQ, daftar kata, power point slide dll. (3) Menyediakan bahan tambahan seperti quis, tugas dan proyek (4) Membiarkan mahasiswa untuk bertanya dan mendiskusikan melalui MDB, dan fasilitas Chatting (5) Waktu jadwal kuliah dikomunikasikan dengan mahasiswa (6) Semua program sekitar 150 tersedia dengan platform LMS untuk semua 25000 mahasiswa.
Pembelajaran organisasi merupakan diterapkan untuk menjelaskan sipat tertentu dari kegiatan yang terjadi dalam suatu organisasi sedangka LO tunduk pada kepada jenis organisasi tertentu. Pembelajaran organisasi adalah suatu tindakan yang terus secara konstan dalam suatu LO. LO adalah organisasi yang memperlancar kemajuan kemajuan belajar masing-masing dan setiap anggota organisasi dan terus-menerus memberikan facelift dengan tujuan untuk mencapai tujuan strategis organisai.
Belajar adalah proses yang berkesenambungan, tidak terelakkan dan seumur hidup mulai dari lahir sampai kematian dan kecepatan seseorang pembelajaran dapat bervariasi dari berbagai tahap kehidupan. Sumber-sumber pembelajaran ini adalah dua jenis, pertama adalah konvensional, formal disebut terprogram (sekolah, perguruan tinggi atau universitas) dan kedua adalah tidak konvensional, formal disebut terprogram sekolah, perguruan tinggi atau universitas dan kedua adalah tidak konvensional dan informal disebut ekserimental (interaksi dengan keluarga, tempat kerja dan masyarakat).
Metodologi penelitian dalam jurnal ini di jelaskan bahwa tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kepemimpinan dalam lembaga pendidikan berbasis ICT dan mengidentifikasi faktor yang paling penting dari peran kepemimpinan yang mempasilitasi pembelajaran dari berrbagai komponen organisasi yang mengubahnya menjadi LO dengan menciptakan lingkungan belajar. Kepemimpinan yang memperkuat belajar terdiri dari delapan dari pernyataan dinilai oleh responden dengan bantuan dari 5 skala titik Likert (1- sangat tidak setuju, 2- tidak setuju, 3- jangan pernah, 4 setuju dan 5 – sangat setuju) Beberapa variabel demografis yang diperkenalkan di kuesioner seperti jenis kelamin, pendidikan, dan usia responden. Tujuan dari variabel-variabel ini adalah untuk melihat respon dari responden dari responden dalam pespektif yang berbeda. Cara penarikan sampel dalam penelitian ini dengan teknik Convenience Sampling dan Kuesioner pribadi diadministrasikan (110) didistribusikan ke e-dosen dan menerima 69 (N=69) kuesioner sepenuhnya selesai menunjukkan respons keseluruhan dari 63%.
Untuk menganalisis data paket yang digunakan SPSS (Statistical Package for Social Sciences) dan metode yang digunakan adalah “Analisis Faktor” untuk menemukan faktor yang paling penting dari kepemimpinan dengan yang berguna untuk LO.
Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa temuan diatas dan analisis, asfek ini adalah jelas bahwa dalam Universitas Virtual Pakistan peran kepemimpinan dalam mengkonversi ini pendidikan berbasis ICT menjadi organisasi belajar tiga faktor adalah dorongan dari beberapa pandangan pengakuan dari pemimpin tentang pengetahuan dan informasi, dan sumber daya yang disediakan oleh pemimpin yang paling penting adalah adalah memiliki bagian yang paling besar. Jadi ketiga faktor kepemimpinan adalah yang paling penting untuk mengkonversi organisasi pendidikan berbasis ICT menjadi sebuah organisasi belajar.

ANALISIS
Era Globalisasi yang ditandai oleh pesatnya perubahan teknologi informasi, yang menyebabkan hilangnya batas-batas antar Negara (borderless world) memberikan peluang dan tantangan bagi seluruh organisasi termasuk pada Virtual University of Pakistan. Banyak orang berbicara perlunya kemampuan organisasi untuk beradaptasi terhadap perubahan lingkungan, karena tanpa kemampuan dan kemampuan untuk berubah, organisasi akan dirubah paksa oleh perubahan lingkungan. Perubahan adalah sesuatu yang pasti tidak satupun organisasi yang mampu memnghalangi dan membendungnya. Oleh karena itu, hanya organisasi terus belajar dan membangun kompetensi dirinya melalui individu-individu yang ada didalamnya yang akan dapat mempertahankan eksistensi organisasinya.
Penelitian dilakukan oleh dilakukan oleh Rabia Salman dak kawan-kawan salah seorang dosen dari fakultas ilmu manajemen Lahore Leads Pakistan. Penelitian yang mereka lakukan ini untuk untuk melihat lebih jauh tentang Peran Kepemimpinan dalam mengembangkan suatu lembaga pendidikan berbasis ICT dalam organisasi pembelajaran di Pakistan. Dalam penelitian ini penulis mengajukan pertanyaan “Bisakah lembaga akademis berbasis ICT menjadi sebuah LO dan hal utama menekankan bagaimana sebuah lembaga pendidikan berbasis TIK memenuhi persyatan LO.
Penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti ini adalah suatu kegiatan yang sangat kreatif yang membutuhkan sangat banyak waktu, sumber daya, bimbingan, motivasi dan yang paling penting adalah lingkungan. Karena kendala waktu dan sumber daya yang terbatas penelitian ini tidak mampu untuk mengekspolarasi semua asfek pembelajaran individu dan organisasi dan peran kepemimpinan pada khususnya dan tidak mampu secara utuh menerapkan semua alat di seluruh organisasi. Tapi dalam tulisan ini dapat dimodifikasi dengan meningkatkan jumlah responden dan menerapkan alat dengan lengkap pada sebuah organisasi. Alat ini dapat menghasilkan hasil yang sangat penting, jika diuji dalam institusi pendidikan di sektor publik dan swasta di Pakistan dan membanding yang dapat mambantu dalam identifikasi area kekuatan dan kelemahan untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat.
Setaleh saya membaca dan memahami seluruh Jurnal ini terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang saya temukan adalah sebagai berikut: Pertama, Isi topik jurnal ini sangat relevan dengan kontek sekarang ini dikenal dengan era teknologi informasi dan komunikasi sehingga isinya lebih mudah untuk dipahami. Kedua, Bahasa yang dikemukakan oleh penulis mudah untuk dicerna dan di mengerti oleh orang yang membacanya. Sedangkan kelemahan yang saya temukan dalam jurnal ini pertama, kurang sistematisnya metodologi yang digunakannya, kedua tidak lengkapnya kajian teoritis tentang konsep Virtual sehingga setiap orang yang membacanya susah memahami secara keseluruhan isi jurnal.

KESIMPULAN
Learning Organization (LO) adalah konsep yang menyebar luas sejak kemunculannya dan organisasi yang berbeda mencoba mengubah identitas yang ada kedalam LO. Model dan hirarki ini yang dimuat dalam penelitian ini untuk mengubah organisai menjadi LO adalah tema yang sangat realistis dan kunci dalam penelitian ini. Model Hirarki dan membawa lampu bergeser dari belajar individu kepada belajar kelompok atau tim belajar dan kemudian untuk pembelajaran organisasi yang pada akhirnya meningkatkan memori organisasi dan akhirnya berubah menjadi LO. Untuk semua kegiatan ini peran pemimpin sangat penting yang menciptakan lingkungan yang merangsang belajar.
Lingkungan untuk membuat dan mengembangkan organisasi menjadi satu belajar dari TIK berbasis lembaga pendidikan sekalipun, dapat dibuat dengan komunikasi dengan pengikut, dengan mengakui batasan tentang informasi, pengetahuan, sumber daya dan keahlian dan dengan menyediakan waktu, sumber daya untuk meningkatkan kinerja.

DAFTAR PUSTAKA

Goldsmith, M., M., H., & Ogg., A.J. (2004). Leading organizational learning:Harnessing power of knowledge. San Fransisco:Jossey-Bass

Marquardt, M.J. (2002). Building the learning organization. New York : McGraw-Hill

Senge, Peter M.(1990) The fifth discipline: The art and practice of the learning organization. New York: Doubleday

Cunningham, W. G. & Cordeiro, P. A. (2003). Educational leadership : A problem based approach. Boston,MA : Allyn & Bacon

Fullan, M. (2007). Educational leadership.San Fransisco: John Wiley & Sons, Inc.

Guns, B. (1996). The faster learning organization : Gain and sustain the competitive edge. London; Pfeiffer & Co.

Kasali, R. (2006). Change. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Umum

Marquardt, M. J. (2002). Building the learning organization. New York : McGraw-Hill

Nanus, B. and Stepehen M. D. (1999). Leaders who make a difference : Essential strategies for meeting the nonprofit challenge. San Francisco : Jossey-Bass Publishers.

Senge, Peter M.(1990) The fifth discipline: The art and practice of the learning organization. New York: Doubleday

Shelton, K. (ed). (1997). A new paradigm of leaership: Visions of excellence for 21 st century organizations. Provo: Executive Excellence Publishing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s